Gelanggang Berperang - Alur Cerita Film THE HUNTED
“Ini ruang / gelanggang kami berperang,” kata Chairil Anwar dalan
sajak Di Mesjid. Tempat ibadah memang satu ruang berperangnya kebaikan dan
kejahatan. Tapi ruang paling abadi bagi peperangan adalah dalam diri. Dan
Chairil mencatatnya masih dalam sajak yang sama: “Seterusnya Ia
bernyala-nyala dalam dada / Segala daya memadamkannya.”
Apresiasi paling memukau memang selalu menarik ruang berperang ke dalam
diri. Pertempuran sesungguhnya bukan terjadi di hutan-hutan Vietnam seperti
dalam film Platoon, atau di gurun pasir seperti dalam Perang Irak. Sutradara
Oliver Stone memang menggambarkan kecamuk perang Vietnam dalam Platoon, tapi
perang sesungguhnya ada dalam diri Chris (Charlie Sheen). Stasiun-stasiun televisi
memang meliput perang Irak cukup gamblang, tapi perang sesungguhnya ada dalam
dada tentara Amerika yang stressed dan mengakibatkan saling tembak
dengan sesama US Army.
Film laga yang mengedepankan daya tarik visual tubuh berotot atau adegan
perkelahian spektakuler, jarang-jarang yang menyisakan jalan bagi apresiasi
‘perang dalam diri’ seperti di atas. Arnold Schwarzenegger, Silvester Stallone,
Van Damme, sampai generasi Vin Diesel atau Jet Lie setelah digarap Hollywood;
semata lebih gamblang menggambarkan peperangan fisikal.
Karenanya film The Hunted mengesankan ketika menggambarkan wilayah
kekerasan dengan begitu emosional. Tokoh utamanya sendiri, Benicio Del Toro
sebagai Aaron Hallam, tidaklah seberotot Arnold atau Stallone, atau berkelahi
sespektakuler Jet Lie. Tapi gerakan-gerakan ringkasnya, tatapan matanya,
mengesankan begitu ‘ngeri’nya peperangan. Gejolak emosi terasa memburu dari
dengus nafasnya.
Aaron Hallam adalah seorang anggota pasukan khusus Amerika Serikat yang
diturunkan di kancah peperangan dengan tugas khusus. Pasukan khusus ini dilatih
dengan daya tarung lebih dari pasukan biasa. Mereka bisa membunuh tanpa
ketahuan jejaknya. Di perang Kosovo, Hallam mendapat tanda jasa setelah
berhasil membunuh seorang pemimpin Serbia.
Tapi bagaimana perasaan Hallam? Peperangan tidak saja bagaimana tembak
menembak terjadi atau jurus-jurus maut diperagakan. Tapi bayangkan, bagaimana
tatapan mata anak-anak ketika orang tua mereka dibantai dengan berondongan
senjata, ketika masyarakat sipil menjerit-jerit tak berdaya berhadapan dengan
pasukan bersenjata berat. Apa arti semiotik dari penandaan darah muncrat
memerahi tanah dan apa saja, mayat bergelimpangan dan bangunan hancur?
Menghadapi peristiwa-peristiwa seperti itu jiwa Hallam bergejolak.
Peperangan dalam dirinya menempatkan dia sebagai ‘pembela kebenaran’ yang liar.
Ketika dipulangkan ke kampung halamannya di Oregon, Hallam diam-diam menguntit
dua orang pemburu rusa. Hatinya terus mengatakan harus menindak pembantaian
itu. Maka dua orang pemburu itu tewas.
Latar belakang itu menjadikan The Hunted cukup mencekam. Setelah dua
orang lagi tewas di tangan Hallam, FBI mengerahkan pasukan khusus memburu
Hallam. Tapi tidak ada yang sanggup menghentikan mantan pasukan khusus yang
dianggap eror ini. Sampai kemudian agen khusus Abby Durrel (diperankan
Connie Nielsen) meminta bantuan LT Bonham (diperankan Tommy Lee Jones) untuk
menghentikan Hallam. LT adalah mantan pelatih Hallam di pasukan khusus yang
sudah pensiun.
LT Bonham sendiri ternyata punya konflik khusus. Ilmu bertarungnya memang
tidak diragukan. Tapi dia belum pernah terjun di lapangan, membunuh seorang
musuh pun. Melihat binatang terperangkap yang luka-luka pun dia bersedih.
Sementara kebenarannya menuntut LT menghentikan Hallam, karena dia yang telah
melatih sosok petarung itu.
Avinitas kedua tokoh yang punya “masalah dalam” inilah inti film The
Hunted. Sutradara William Friedkin menggambarkannya dengan adegan-adegan tanpa
‘rekayasa’. Karenanya kadang terasa ngeri, keras, mencekam, karena
keterusterangannya itu. Sebagai sutradara, William Friedkin memang selalu ingin
memberi rasa pahit pada film-filmnya.
Untuk itu kasting pemain dipilih yang tidak biasa. Benicio Del Toro memang tidak sepantantastis Jet Lie atau sekekar Arnold, tapi sebagai Hallam dia penuh gejolak. Mengharukannya hampir sebanding dengan sosok polisi yang diperankan Toro dalam film Traffic. Tommy Lee Jones juga telah dikenal sebagai aktor watak yang tidak disangsikan. Kalau selama ini kita menyaksikan banyak film aksi dengan rasa strawberry, The Hunted ini dengan rasa batrawalik yang pahit.

0 Response to "Gelanggang Berperang - Alur Cerita Film THE HUNTED"
Posting Komentar